One Way Lokal, Jalan Kawasan Puncak Bogor Lancar Meski Diserbu 32 Ribu Kendaraan

Ringkasan Berita:
  • Ribuan kendaraan menyerbu Gadog, polisi terapkan one way lokal, arus tetap terkendali.
  • Data traffic tembus 32 ribu, puncak kepadatan terjadi akhir pekan Desember.
  • Evaluasi Kakorlantas: fokus Sabtu–akhir pekan, arus balik tetap diawasi.

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Kepadatan arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan, rekayasa lalu lintas satu arah atau one way lokal terbukti efektif mengurai kepadatan arus kendaraan di Simpang Gadog dan kawasan sekitarnya.

“Yang signifikan adalah kegiatan one way lokal di wilayah wisata. Biasanya pagi menuju ke atas dan sore menuju ke bawah. Ini solusi yang cukup baik,” kata Irjen Agus saat meninjau Pos Gadog, Jumat (2/1/2025).

Arus Kendaraan Nataru 2025/2026

Berdasarkan hasil traffic counting (penghitungan jumlah kendaraan dengan sensor jalan), puncak arus kendaraan menuju kawasan Puncak Bogor selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tercatat cukup tinggi.

  • 20 Desember 2025 (Sabtu): Arus naik ke Puncak mencapai 32.510 kendaraan.
  • 21 Desember 2025 (Minggu): Arus balik dari Puncak lebih tinggi, dengan 33.690 kendaraan turun ke arah bawah.
  • 27 Desember 2025 (Sabtu): Arus naik kembali padat, tercatat 32.267 kendaraan.

Irjen Agus menegaskan, data tersebut menjadi bahan evaluasi penting untuk pengamanan ke depan. 

Menurutnya, pola kepadatan di akhir pekan, khususnya hari Sabtu dan Minggu, harus menjadi fokus utama rekayasa lalu lintas.

“Ini menjadi bahan evaluasi ke depan, bahwa hari Sabtu dan akhir pekan harus menjadi fokus pengamanan dan rekayasa lalu lintas,” jelas Agus.

Selain itu, pengamanan arus balik diperkirakan masih berlangsung hingga 4 Januari 2026.

Untuk itu, rekayasa one way lokal tetap dijalankan secara situasional, dengan pola arus naik pagi hari dan arus t...