YOGYAKARTA - Sistem ekskresi manusia merupakan mekanisme penting untuk membuang zat sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan tubuh. Terdapat beberapa organ-organ seperti yang bekerja sama menjaga keseimbangan cairan, menyaring racun, serta memastikan tubuh tetap sehat.
Tanpa sistem ekskresi yang berfungsi baik, zat beracun akan menumpuk dan mengganggu kinerja organ vital. Oleh karena itu, memahami peran setiap organ ekskresi membantu kita lebih peduli terhadap kesehatan.
Mengenal Sistem Ekskresi Manusia
Dilansir dari laman EBSCO, sistem ekskresi manusia berfungsi mengumpulkan limbah dari dua sumber. Pertama, dari sisa makanan yang tidak dapat digunakan tubuh, dan kedua, dari hasil sampingan proses kimia internal tubuh. Proses ini mencakup pernapasan hingga konsumsi air, yang keduanya menghasilkan limbah dalam jumlah cukup besar.
Kemudian dalam proses pernapasan, tubuh menghirup oksigen sekaligus membawa karbon dioksida. Melalui paru-paru, sistem ekskresi membuang karbon dioksida kembali keluar lewat mulut.
Selain itu, air yang diminum juga penting untuk mendukung kinerja sistem ekskresi, karena membantu mengeluarkan kelebihan garam baik dalam bentuk keringat melalui kulit maupun urine.
Ginjal berperan utama dalam pengolahan urine
Organ berbentuk kacang sebesar kepalan tangan ini memproses sekitar 200 liter cairan setiap hari. Sebagian besar diserap tubuh, sementara sekitar dua liter dialirkan ke kandung kemih, yaitu kantung berotot yang menyimpan urine sebelum dikeluarkan melalui uretra, saluran tipis yang menyalurkan urine ke luar tubuh.
Kemudian untuk limbah padat, sistem ekskresi manusia menggunakan jalur berbeda. Sisa makanan bergerak dari lambung ke usus besar yan...