Jefri Hadi - 11 October 2025 | 20:10 - Dibaca 221 kali
News
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
SUARA INDONESIA, SURABAYA - Proses penjaringan calon Ketua Umum DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Timur periode 2025-2029 menuai sorotan. Di balik deretan nama kandidat, mencuat dugaan adanya pungutan sebesar Rp150 juta yang disebut sebagai "biaya komitmen keseriusan" bagi calon ketua.
Informasi itu pertama kali beredar di kalangan pengurus kabupaten dan kota sejak akhir September 2025, ketika panitia mulai membuka pendaftaran. Sejumlah pengurus daerah menilai mekanisme tersebut dilakukan secara tertutup dan tanpa koordinasi resmi dengan seluruh pengurus.
"Kami tidak pernah diajak koordinasi sebelumnya. Tiba-tiba muncul surat yang menyebut ada biaya Rp150 juta sebagai syarat pencalonan. Ini tidak sehat bagi organisasi," kata Johan Christiana, pengurus DPC Perbasi Jember sekaligus mantan anggota tim formatur pemilihan Ketua Umum Perbasi Jatim periode sebelumnya.
Sekretaris Umum Nonaktif, Aturan Tetap Berjalan
Kisruh makin mencuat setelah diketahui bahwa Sekretaris Umum DPD Perbasi Jatim, Agustinus Gabriel Rante Ubleeuw, ternyata sudah nonaktif sejak 2023 karena pindah tugas ke luar Jawa Timur. Meski demikian, namanya masih tercantum dalam dokumen resmi penjaringan calon ketua.
"Saya memang masih tercatat secara struktural sebagai sekretaris umum, tetapi sejak 2023 saya sudah ti...