LONDON —
Polisi Inggris bersiap menghadapi kerusuhan anti-Muslim lebih lanjut pada Rabu (7/8) ketika kelompok sayap kanan berjanji untuk menargetkan pusat suaka dan kantor hukum imigrasi di seluruh negeri. Hal itu mendorong pengunjuk rasa anti-fasis untuk merencanakan demonstrasi balasan
Inggris dilanda gelombang kekerasan yang meningkat yang meletus awal pekan lalu ketika tiga remaja putri tewas dalam serangan penikaman dengan pisau di barat laut Inggris. Insiden itu memicu gelombang beredarnya pesan daring palsu yang salah mengidentifikasi tersangka pembunuhan sebagai seorang migran beragama Islam.
Perdana Menteri Keir Starmer telah memperingatkan para perusuh bahwa mereka akan menghadapi hukuman penjara yang lama ketika ia berusaha untuk memberantas pecahnya kekerasan terburuk di Inggris dalam 13 tahun. Kekerasan itu adalah krisis pertama yang dihadapi Starmer, yang mantan kepala jaksa, sejak meme...