Polisi Mulai Periksa Saksi, Cari Bukti Baru Ponpes Sidoarjo Ambruk

Surabaya, CNN Indonesia --

Polda Jawa Timur kini mulai menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi baru terkait ambruknya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Hal itu dilakukan setelah status perkara resmi naik ke penyidikan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan tim penyidik kini berkonsentrasi mengumpulkan bukti-bukti yang relevan guna mengungkap penyebab pasti dan menemukan tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses itu, kata Jules, dilakukan tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus).

"Utamanya kami mengumpulkan bukti-bukti yang relevan dengan peristiwa pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya," kata Jules, di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jumat (10/10) malam.

"Untuk dapat menemukan siapa tersangkanya, kami harus melakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Penyidik, lanjutnya, mulai melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi yang dianggap penting untuk dimintai keterangan. Pemanggilan ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai minggu ini.

"Kami rencanakan mulai minggu ini melakukan pemanggilan terhadap beberapa saksi yang relevan," terangnya.

Jules menegaskan proses pemeriksaan dilakukan secara hati-hati mengingat sebagian saksi berasal dari keluarga korban dan wali santri yang mas...