Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,08% di posisi 8.257 pada perdagangan Jumat (10/10/2025) usai bergerak fluktuatif sejak pembukaan pagi hari tadi dengan saham Chandra Daya Investasi (CDIA) jadi pendorong penguatan IHSG.
Sepanjang perdagangan IHSG melaju dengan volatilitas tinggi dengan sempat ada di zona hijau dan merah dengan cepat, adapun rentang pergerakan terjadi di rentang 8.270 dengan posisi terendah 8.194.
Penutupan IHSG Sesi II pada Jumat 10 OKTOBER 2025 (Bloomberg)
Data perdagangan memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp24,14 triliun dari sejumlah 48,15 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan jumlah transaksi jual–beli menyentuh 2,45 kali diperjualbelikan.
Tercatat ada penguatan 338 saham, dan sebanyak 331 saham terjadi pelemahan. Sisanya 133 saham stagnan.
Saham–saham transportasi, saham infrastruktur, dan saham barang baku menjadi pemicu pembalikan arah IHSG dengan berhasil menguat 3,04%, 2,18%, dan 1,63%, disusul oleh menguatnya saham energi dengan 1,62%. Sedang, saham–saham properti mengalami penguatan 1,31%.
