Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional PAN Eko Hendro Purnomo, (Eko Patrio) menyatakan bahwa negara perlu memberikan penghormatan tertinggi kepada seniman besar Indonesia, Titiek Puspa. Titiek Puspa meninggal pada Kamis (10/4).
“Mbak Titiek Puspa telah mendedikasikan hidupnya lebih dari enam dekade untuk kebudayaan Indonesia, sejak awal 1960-an. Beliau melewati masa kepemimpinan tujuh presiden Republik Indonesia, tanpa pernah berhenti berkarya,” ujar Eko pada Sabtu (12/4).
Menurut Eko, perjalanan panjang Titiek Puspa bukan sekadar rekam jejak seni, tetapi bagian dari pembangunan sejarah budaya bangsa.