Minggu, 18 Januari 2026 - 00:06 WIB
Jakarta, VIVA – Keberadaan seorang anggota Brimob Polda Aceh menjadi sorotan serius setelah diketahui meninggalkan tugas tanpa izin sejak akhir 2025. Personel bernama Bripda Rio itu diduga tidak sekadar melakukan disersi, tetapi juga terlibat sebagai tentara bayaran di Rusia, wilayah yang tengah dilanda konflik bersenjata berkepanjangan.
Polda Aceh memastikan kasus tersebut telah ditangani melalui mekanisme internal Polri. Sejumlah bukti dan penelusuran administratif menguatkan dugaan bahwa Bripda Rio kini berada di luar negeri dan disinyalir bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto.
Photo :
- ANTARA/HO/Bidhumas Polda Aceh.