Ternyata Bukan Hanya Argi yang Jadi Korban 'Pemecatan', Petugas KAI Lain pun Kena Sanksi

Ringkasan Berita:
  • Buntut atas hilangnya tumbler di commuter line ternyata tidak hanya berimbas ke Argi saja
  • Bahkan petugas KAI lainnya yang bertugas saat itu kena sanksi juga
  • Kini Argi batal dipecat pihak KAI

TRIBUNTRENDS.COM - Kisah viral hilangnya botol minum (Tumbler) milik seorang penumpang Commuter Line, Anita, terus bergulir, mengungkap fakta baru yang tak terduga. 

Sebelumnya, perhatian publik tertuju pada nasib pilu Argi Budiansyah, seorang petugas KAI yang dikabarkan dipecat hanya karena insiden hilangnya tumbler tersebut. 

Namun, belakangan terungkap bahwa bukan hanya Argi yang menanggung getah dari botol minum yang raib itu.

Rupanya, sejumlah petugas KAI lainnya juga ikut menerima sanksi berat dari atasan, ironisnya, hanya karena sebotol minum seharga ratusan ribu rupiah.

Curahan Hati Petugas KAI yang Kena Sanksi

Kabar mengejutkan ini diungkapkan oleh salah satu petugas yang terdampak, Alfino, melalui akun media sosialnya. 

Alfino secara terbuka mengakui bahwa ia dan rekan-rekan kerjanya juga ikut terseret dalam masalah ini, bahkan disalahkan atas hilangnya properti Anita.

Padahal, perlu ditekankan bahwa Tumbler Anita hilang di dalam tasnya karena keteledoran pemiliknya sendiri yang meninggalkan tas tersebut di kereta jurusan Tanah Abang-Rangkas Bitung.

Alfino mengungkapkan, dirinya dan beberapa petugas KAI lainnya baru-baru ini menerima Surat Peringatan (SP) dari perusahaan. 

Lebih jauh lagi, kasus yang diviralkan oleh Anita di media sosial ini bahkan memaksa Alfino dan rekan-rekan lainnya harus menghadiri rapat dengan direksi tertinggi perusahaan.

Dalam luapan kekesalan di media sosialnya, Alfino menuliskan kalimat yang sangat menusuk:

"So...