Pop.matamata.com - Pesta demokrasi Pilkada 2024 di seluruh Indonesia sudah digelar beberapa waktu lalu, sebanyak 5 pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, telah menggelar Pemilihan Suara Ulang (PSU) di beberapa Distrik.
Namun hasil sirekap C1 yang diinput hingga ke KPU Kabupaten Tambrauw diduga alami kecurangan sehingga banyak paslon lain memprotes dan meminta pihak Bawaslu melakukan pengawasan dan berlaku adil.
Cabup Nomor Urut 3, Thomas Ewit Marot Kofiaga mengatakan pihaknya kecewa lantaran banyak suaranya yang hilang lantaran permasalahan input data digital tidak transparan.
Baca Juga: Gunakan Bahasa Jawa di Film 'Panggonan Wingit 2 'Miss K', Ini Kata Cinta Laura
"Itu saat masuk C1 ke KPU Kabupaten Tambrauw, proses pemasukan datanya tidak transparan, alasannya macam-macam yang kita sendiri menilainya janggal, tidak dilakukan secara berjenjang juga padahal kan harusnya berjenjang dari TPS hingga ke tingkat KPUD," kata Thomas Ewit Marot Kofiaga, Jumat (20/12/2024).
...