, Jakarta - Sebuah temuan unik baru dilaporkan dari dunia perubur-uburan, meskipun bukan pertama kalinya.
Sebelumnya ada "ubur-ubur abadi" yang juga ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1980-an oleh dua ilmuwan muda, Christian Sommer dan Giorgio Bavestrello.
Nah, yang terbaru para ilmuwan menemukan bahwa ketika ubur-ubur Turritopsis dohrnii dewasa tengah stres, mereka kembali ke tahap awal siklus hidup mereka, alih-alih mati.
Mengutip laporan DW Indonesia, Sabtu (23/11/2024), biasanya ubur-ubur dewasa (medusa) melepaskan tahap larva yang berenang bebas dari organisme yang dikenal sebagai planula. Planula membentuk koloni polip, dan koloni-koloni tersebut akhirnya melepaskan medusa baru.
Namun, seperti yang pernah ditulis oleh pemimpin lab mereka saat itu, Ferdinando Boero, di majalah The Biologist, Sommer dan Bavestrello melihat sebuah proses yang "seperti kupu-kupu yang berubah kembali menjadi ulat."
Proses ini disebut pertumbuhan atau perkembangan terbalik. Dan tampaknya sekarang Turritopsis dohrnii bukan satu-satunya makhluk mirip ubur-ubur yang mampu melakukannya.
Dua ilmuwan di Norwegia telah menemukan bahwa ubur-ubur sisir dari spesies Mnemiopsis leidyi berbalik dari "lobate" dewasa, atau dewasa dengan lobus, ke keadaan larva awal. Ini juga ketika mereka merasa stres.
"Abadi tampaknya adalah istilah yang kurang tepat. 'Perkembangan terbalik' lebih tepat," kata Pawel Burkhardt, salah satu peneliti, yang juga ahli saraf evolusi di Michael Sars Centre, di Universitas Bergen di Norwegia.