KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura tidak mentolerir praktik suap atau calo dalam proses seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemkot Jayapura.
Hal ini disampaikan Abisai menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan pembayaran untuk meloloskan peserta dalam tes tersebut.
Abisai menjelaskan, pelaksanaan tes P3K tahap II sempat tertunda karena masih menunggu jadwal resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pemkot Jayapura, kata Abisai, melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) telah berkoordinasi agar peserta dapat segera terdaftar dan mengikuti ujian sesuai jadwal yang akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.
“Kami sudah meminta jadwal tes ke BKN supaya nama-nama peserta bisa terdaftar resmi. Kepala BKPP sudah menyiapkan jadwal dan nanti akan diumumkan kepada peserta P3K tahap II,” katanya.
Namun di tengah persiapan itu, kata Abisai, muncul laporan dari masyarakat yang mengaku ada pihak-pihak yang meminta sejumlah uang untuk menjamin kelulusan peserta.
“Praktik ini, merupakan tindakan tidak terpuji dan akan ditindak tegas. Ada orang tua yang lapor, katanya mereka disuruh bayar supaya anaknya bisa lolos jadi pegawai. Pembayaran itu bahkan ada yang pakai kwitansi. Saya akan lihat siapa oknum yang berani lakukan hal seperti ini,” tegas Abisai.
Abisai menambahkan, baik pihak yang memberi maupun yang menerima uang akan dilaporkan kepada pihak kepolisian. Ia menekankan bahwa rekrutmen P3K dilakukan secara transparan, tanpa pungutan atau jaminan apapun.
“Kalau ada yang bayar dan ada yang menjamin bisa lolos, dua-duanya akan kita laporkan ke polisi. Di Pemkot Jayapura tidak ada suap menyuap. Kalau mau jadi pegawai, silakan daftar dengan kemampuan sendiri. Tuhan pasti melihat usaha dan ketulusan,” ujarnya lagi.
Selanjutnya, Abisai menginstruksikan kepada Kepala BKPP untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam praktik calo, termasuk jika pelaku berasal dari internal instansi tersebut.
“Saya sudah sampaikan ke Kepala BKPP, kalau ada pegawai di sana yang menjadi calo atau meminta uang dengan janji bisa meloloskan peserta, or...