Zelenskyy: Upaya Damai Ukraina-Rusia Terus Digodok

Liputan6.com, Kyiv - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyampaikan penilaian positif atas pembicaraannya dengan utusan Amerika Serikat terkait upaya mengakhiri perang Rusia–Ukraina.

Zelenskyy mengatakan, percakapan telepon dengan Steve Witkoff dan Jared Kushner pada Kamis (25/12/2025) berlangsung hampir satu jam dan menghasilkan sejumlah gagasan baru untuk mendorong proses perdamaian.

Dalam pernyataannya, Zelenskyy menyebut diskusi tersebut melahirkan ide-ide segar terkait format perundingan, kemungkinan pertemuan, serta kerangka waktu yang dinilai dapat mendekatkan “perdamaian sejati”. Kontak itu terjadi sehari setelah Zelenskyy memaparkan rincian rencana perdamaian 20 poin versi terbaru, yang sebelumnya dibahas dan disepakati bersama utusan AS dan Ukraina dalam pertemuan di Florida.

Zelenskyy juga mengatakan telah meminta Witkoff dan Kushner untuk menyampaikan ucapan selamat Natal kepada Presiden AS Donald Trump dan keluarganya, dikutip dari laman BBC, Jumat (26/12).

Di Moskow, Kremlin menyatakan tengah mempelajari proposal yang dibawa kembali dari Amerika Serikat oleh utusan Rusia. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan keputusan lanjutan akan bergantung pada arahan Presiden Vladimir Putin.

Washington dalam beberapa pekan terakhir mengintensifkan diplomasi dengan Kyiv dan Moskow guna mencari jalan keluar dari konflik yang dimulai sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Zelenskyy menyebut beberapa gagasan yang disampaikan utusan AS sebagai “ide yang baik”, meski mengakui masih ada sejumlah isu sensitif yang perlu dibahas lebih lanjut.

“Ini adalah hari yang aktif bagi diplomasi kami,” kata Zelenskyy, seraya menambahkan bahwa tim Ukraina dan Amerika Serikat memahami langkah-langkah teknis yang diperlukan untuk menerapkan proposal tersebut. Ia juga menegaskan negosiator utama Ukraina, Menteri Pertahanan Rustem Umerov, akan melanjutkan pembahasan dengan pihak AS.

Rencana perdamaian 20 poin itu dipandang sebagai pembaruan dari draf awal yang disusun Witkoff beberapa pekan sebelumnya. Draf awal tersebut sempat menuai kritik karena dinilai terlalu mengakomodasi tu...