Saat diet menurunkan berat badan, banyak orang mengandalkan konsumsi cuka apel dan air lemon. Di antara keduanya, mana yang lebih efektif bantu proses diet?
Pilihan makanan dan minuman ketika diet perlu diperhatikan agar tujuan menurunkan berat badan lebih mudah digapai. Untuk minuman, dua jenis yang biasa dikonsumsi adalah cuka apel dan air lemon.
Banyak orang meyakini di balik asamnya dua minuman ini, ada khasiat menekan nafsu makan, mendetoks tubuh, hingga meningkatkan pembakaran kalori (thermogenesis). Semua faktor ini memudahkan penurunan berat badan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, mana yang lebih efektif? Dikutip dari Times of India (27/8/2025), berikut nutrisi dan keunggulan masing-masing minuman tersebut.
Nutrisi cuka apel
Cuka apel dikenal dengan rasa asamnya yang berasal dari fermentasi jus apel. Cuka apel mengandung asam asetat, yang diyakini punya banyak manfaat sehat.
Cuka apel sering dikonsumsi sehari-hari karena manfaat lain yang ditawarkan, seperti mengatur kadar gula darah dan melancarkan pencernaan. Selain itu, konsumsi cuka apel juga bisa meningkatkan rasa kenyang jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Dalam kaitannya untuk menurunkan berat badan, cuka apel bersifat menekan nafsu makan, mendorong metabolisme tubuh, dan mengatur kadar gula darah.
Penelitian menunjukkan konsumsi cuka apel memperlambat pengosongan perut, membantu kenyang lebih lama, dan mengurangi asupan kalori harian secara keseluruhan. Lalu, cuka apel meningkatkan pembakaran lemak dengan cara meningkatkan enzim tertentu yang terlibat dalam metabolisme lemak.
Hanya saja, konsumsi cuka apel juga tetap perlu diwaspadai. Keasamannya yang tinggi membuat minuman ini tidak cocok diminum langsung, tetapi dilarutkan dengan air. Hal ini untuk mencegah iritasi tenggorokan dan kerusakan enamel gigi.
Nutrisi air lemon
<...