TRIBUNHEALTH.COM - Lahirnya buah hati jadi momen yang membahagiakan setiap ibu.
Di balik rasa bahagia itu, beberapa ibu ternyata mengalami perubahan suasana hati pascamelahirkan.
Perasaan yang awalnya senang, bisa tiba-tiba berubah jadi takut, cemas atau khawatir berlebih terhadap diri sendiri atau pun bayi.
Sebenarnya kondisi ini wajar dan dikeal dengan baby blues.
Meski baby blues umumnya bersifat sementara, ibu dan keluaga harus waspada agar kondisi ini tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan mental setelah melahirkan.
Selain itu, emosional ibu juga bisa memengaruhi kelancarkan produksi ASI.
Maka dari itu, jaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Ilustrasi ibu menyusui yang mengalami depresi postpartum (freepik.com/pvproductions)
Baca juga: Dok, Apakah Hubungan Ibu dengan Bayi dan Kesehatan Mental Ibu Menyusui Saling Berkaitan?
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar menyusui, kita bisa bertanya langsung dengan konsultan laktasi seperti dr. Pritta Diyanti Karyaman, CIMI, CBS, IBCLC.
Pritta Diyanti merupakan dokter konselor laktasi (konsultan).
Ia berpraktek KMNC BSD, Tangerang Selatan.