Memahami Mengapa Gula dan Garam Berefek Buruk untuk Kesehatan Jantung

Konsumsi gula dan garam dalam jangka panjang bisa menyebabkan sederet masalah berikut ini

Tayang: Kamis, 20 November 2025 16:57 WIB

lampung.tribunnews.com

ilustrasi gula dan garamĀ 

TRIBUNHEALTH.COM - Gula dan garam merupakan bumbu yang tidak bisa lepas dari masakan sehari-hari.

Sayangnya, keduanya perlu sama-sama dibatasi.

Baik gula maupun garam dapat memicu berbagai masalah kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Gula dan garam dapat memengaruhi tekanan darah, peradangan, kesehatan arteri, dan risiko kardiovaskular jangka panjang.

Melansir kanal kesehatan Times of India, berikut ini penjelasannya.

Efek gula pada jantung

ilustrasi macam-macam jenis gula alami ilustrasi macam-macam jenis gula alami (freepik.com/stockking)

Asupan gula berlebih secara langsung memengaruhi kesehatan kardiovaskular melalui berbagai cara berikut.

Sebabkan sindrom metabolik

Asupan gula yang tinggi secara kronis meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit hati berlemak non-alkohol, dan sindrom metabolik.

Hal-hal ini, pada gilirannya, berkontribusi pada peningkatan trigliserida, penurunan kolesterol HDL, tekanan darah tinggi, dan peradangan sistemik

Semuanya merupakan pendorong utama penyakit arteri koroner dan serangan jantung.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa orang dewasa yang paling banyak mengonsumsi minuman manis memiliki kemungkinan lebih dari 12 persen lebih besar untuk mengalami hipertensi dan penyakit jantung di...