Virus influenza A(H3N2) atau yang biasa disebut superflu ini dikenal memiliki tingkat penularan yang tinggi.
Tayang: Jumat, 2 Januari 2026 11:11 WIB
health.kompas.com
ilustrasi seseorang yang mengalami flu berat
TRIBUNHEALTH.COM - Istilah Superflu atau virus influenza A(H3N2) saat ini sedang ramai di Indonesia.
Dikutip dari Kompas.com, hingga bulan desember 2025, total ada 62 kasus superflu atau influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di beberapa provinsi.
Virus influenza A(H3N2) ini dikenal memiliki tingkat penularan yang tinggi.
Walau disebut dengan 'super' banyak ahli menyatakan jika superflu ini bukanlah istilah medis resmi dan bukan juga virus baru.
Baca juga: Faktor Apa Saja yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit Anak, Dok?
Ilustrasi seseorang yang mulai mengalami gejala flu (freepik.com/benzoix)
Berikut beberapa fakta terkait superflu yang perlu diketahui:
1. Superflu bukan virus baru
Superflu merupakan istilah yang digunakan untuk virus influenza A(H3N2) subclade K yang penyebarannya termasuk cepat.
Selain itu super flu juga berkontribusi pada lonjakan kasus flu.
2. Miliki gejala mirip flu biasa
Superflu memiliki gejala seperi demam tinggo, sakit kepala, nyeri tenggorokan, batuk, pilek, badan pegal hingga menggigil.